Sabtu, 19 Agustus 2017

Hadits Hadits Dhaif Seputar Bulan Ramadhan

Cukup banyak hadits shahih dari Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam yang menjelaskan keutamaan bulan Ramadhan dan amal-amal shalih di dalamnya. Namun, banyak pula hadits-hadits seputar keutamaan bulan Ramadhan yang dha’if



Cukup banyak hadits shahih dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang menjelaskan keutamaan bulan Ramadhan dan amal-amal shalih di dalamnya. Namun, banyak pula hadits-hadits seputar keutamaan bulan Ramadhan yang dha’if (lemah)1, maka kami pandang perlunya dipaparkan sekilas tentang beberapa hadits dha’if tersebut, yang telah banyak beredar di masyarakat, dan mencakup segala jenisnya.

Hadits dha’if dampak negatifnya cukup besar pada masyarakat, disebabkan adanya keyakinan orang-orang yang mengamalkannya bahwa hadits tersebut benar-benar berasal dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, baik berupa sabda atau perbuatan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, padahal kenyataannya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah mengamalkan atau mengucapkannya. Karena inilah, maka kami anggap perlu menjelaskan hakikat hadits-hadits lemah tersebut, agar kita waspada selalu terhadap syariat yang tidak benar adanya dari Nabi kita Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. Di antara hadits-hadits dha’if yang cukup masyhur dan sering dibawakan oleh banyak khatib dan penceramah di bulan Ramadhan tersebut adalah beberapa hadits berikut ini:

1. Hadits Anas bin Malik radhiallahu’anhu, beliau berkata:
Adalah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam jika memasuki bulan Rajab, beliau berdoa, “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan berkahi kami (pula) di bulan Ramadhan”.

Hadits ini dha’if (lemah) atau munkar2.

Dikeluarkan oleh al-Imam Ahmad dalam Musnadnya (4/180 nomor 2346), dan lain-lain. Pentahqiq Musnad al-Imam Ahmad, Syaikh Syu’aib al-Arnauth menyatakan bahwa sanadnya dha’if. Dan hadits ini dilemahkan pula oleh al-Imam al-Albani t dalam kitabnya Misykatul Mashabih (1/432) dan Dha’iful Jami’ ash-Shaghir (4395).

2. Hadits Mu’adz bin Zuhrah rahimahullah (seorang tabi’i), telah sampai kepadanya kabar bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa beliau berdoa:
Ya Allah, untukmu aku berpuasa dan atas rizki-Mu aku berbuka puasa”.

Hadits ini mursal dan dha’if.

Dikeluarkan oleh al-Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya (2358), dan lain-lain.

Hadits ini lemah dengan sebab irsal, yaitu terputusnya sanad antara Mu’adz bin Zuhrah dan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Lihat penjelasan terperincinya pada kitab Dha’iful Jami’ ash-Shaghir (4349) dan Irwa-ul Ghalil (4/38 nomor 919).

Hadits ini diriwayatkan pula dari sahabat Anas bin Malik radhiallahu’anhu dan Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu’anhuma. Namun, kedua-duanya pula hadits dha’if.

Al-Imam asy-Syaukani rahimahullah menjelaskan dalam kitabnya Nailul Authar (8/340-341):

Hadits Mu’adz (bin Zuhrah) mursal, karena dia tidak bertemu dengan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Dan hadits serupa telah diriwayatkan oleh ath-Thabrani di dalam al-Mu’jam al-Kabir dan ad-Daruquthni; dari hadits Ibnu ‘Abbas dengan sanad yang dha’if… dan ath-Thabrani (meriwayatkan) dari Anas, beliau berkata, “Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam apabila berbuka puasa beliau mengucapkan:

Dengan nama Allah, ya Allah untukmu aku berpuasa dan atas rizki-Mu aku berbuka puasa”.

Namun sanadnya lemah (pula). Karena di dalamnya terdapat Dawud bin az-Zabarqan, dan dia (periwayat) matruk (yang ditinggalkan haditsnya)”3.

Syaikh Abu ‘Amr Abdullah Muhammad al-Hammadi berkata:

Ketahuilah! Semoga Allah memberkahi Anda; bahwa sesungguhnya doa ini telah diriwayatkan dengan berbagai lafazh (redaksi yang mirip antara satu hadits dengan yang lainnya), yang seluruhnya lemah dan tidak dapat dijadikan hujjah (dalil). Sehingga tidak bisa digunakan untuk beribadah, dan tidak boleh (seseorang) beribadah dengannya, disebabkan kelemahan sanad-sanadnya”4.

Lalu, apa doa berbuka puasa yang dapat kita amalkan?

Doanya adalah:

/Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/

Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah”.

Hadits ini hasan, dikeluarkan oleh Abu Dawud (2357), ad-Daruquthni dalam Sunan-nya (2/185 nomor 25), dan lain-lain; dari Abdullah bin Umar. Dan al-Imam ad-Daruquthni mengatakan, “Sanad-nya hasan”. Al-Imam asy-Syaukani rahimahullah dalam Nailul Authar (8/341) menjelaskan:

(Hadits ini) diriwayatkan oleh Abu Dawud, an-Nasa-i, ad-Daruquthni, dan al-Hakim; dari hadits Ibnu Umar

dengan tambahan lafazh:

Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah”.

Ad-Daruquthni mengatakan, “Sanad-nya hasan”.

3. Hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Barangsiapa berbuka puasa satu hari di bulan Ramadhan tanpa rukhshah (keringanan) yang diizinkan oleh Allah; niscaya ia tidak akan dapat menggantikannya (walaupun dengan berpuasa) sepanjang masa”.

Hadits ini dha’if. Hadits ini dikeluarkan dengan lafazh seperti di atas oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya ( 2396). Dan lafazh serupa diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (723), an-Nasa-i dalam as-Sunanul Kubra (3265), Ibnu Majah (1672), Ahmad (14/554 nomor 9012), dan lain-lain. Al-Imam al-Albani t menjelaskan dalam kitabnya Tamamul Minnah fit Ta’liqi ‘ala Fiqhis Sunnah (halaman 396): “Hadits ini dha’if (lemah), dan al-Bukhari telah mengisyaratkan5 dengan perkataannya yudzkaru (yakni; telah disebutkan). Dan telah dilemahkan pula oleh Ibnu Khuzaimah, al-Mundziri, al-Baghawi, al-Qurthubi, adz-Dzahabi, ad-Damiri sebagaimana yang telah dinukilkan oleh al-Munawi, dan al-Hafizh Ibnu Hajar dan beliau menyebutkan tiga penyakit hadits ini; al-idhthirab, al-jahalah, dan al-inqitha’. Silahkan merujuk ke Fat-hul Bari (4/161)…”. Lihat pula Dha’if Abi Dawud (2/273-274), dan Dha’if at-Targhib wat-Tarhib (1/152 nomor 605), dan Dha’iful Jami’ ash-Shaghir (5462).

4. Hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Allah berfirman: Sesungguhnya di antara hamba-hambu-Ku yang paling Aku cintai adalah yang paling segera berbuka puasa”

Hadits ini dha’if, dengan sebab adanya periwayat dha’if dalam sanadnya. Dikeluarkan oleh at-Tirmidzi (700), Ahmad (12/182 nomor 7241), dan lain-lain. Lihat Dha’iful Jami’ ash Shaghir (4041).

Dan cukuplah bagi kita hadits shahih dari sahabat Sahl bin Sa’ad as-Sa’idi radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Manusia akan senantiasa dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan berbuka puasa”.

Dikeluarkan oleh al-Bukhari (1957), dan Muslim (2/771 nomor 1098).

5. Hadits Anas bin Malik radhiallahu’anhu, beliau berkata:
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ditanya: Puasa apa yang paling utama setelah Ramadhan? Beliau bersabda, “(Puasa) Sya’ban untuk mengagungkan Ramadhan”. Kemudian dikatakan kepada beliau: Sedekah apa yang paling utama?Beliau bersabda, “Sedekah di bulan Ramadhan”.

Hadits ini dha’if, dengan sebab adanya periwayat dha’if dan bermasalah dalam sanadnya.

Dikeluarkan oleh at -Tirmidzi (663), dan lain-lain. Lihat penjelasan terperincinya pada kitab Irwa-ul Ghalil (889), dan Dha’iful Jami’ ash-Shaghir (1023).

Dan cukuplah pula bagi kita hadits shahih dari sahabat Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu’anhuma, beliau berkata:

Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau paling tinggi pada bulan Ramadhan. Sesungguhnya Jibril ‘alaihissalam berjumpa dengan beliau pada setiap tahunnya di bulan Ramadhan hingga berakhir, dan beliau membacakan (memperdengarkan) al-Quran kepada Jibril. Maka jika Jibril berjumpa dengannya, Rasulullah `adalah lebih mulia (dermawan) dari angin yang berhembus. Dikeluarkan oleh al-Bukhari (6, 1902, 3220, 3554, 4997), dan Muslim (4/1803 nomor 2308), dan lafazh hadits di atas dalam Shahih Muslim.

6. Hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Permulaan bulan Ramadhan adalah rahmat (kasih sayang Allah), pertengahannya adalah maghfirah (ampunan Allah), dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka”.

Hadits ini dha’ifun jiddan (lemah sekali), atau munkar6. Tentang hadits ini, al-Imam al-Albani tmenjelaskan dalam kitabnya Silsilatul Ahaditsi adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah (4/70 nomor 1569): “Dikeluarkan oleh al-‘Uqaili dalam ad-Dhu’afa (172), dan Ibnu ‘Adi (1/165), dan al-Khathib dalam al-Mudhih (2/77), dan ad-Dailami (1/1/10-11), dan Ibnu ‘Asakir (8/506/1); dari Sallam bin Sawwar, dari Maslamah bin ash-Shalt, dari az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah; beliau berkata, Rasulullah `bersabda… dan kemudian beliau sebutkan haditsnya. Dan al-‘Uqaili berkata, “Tidak ada asal-usulnya dari hadits az-Zuhri”. Saya (al-Albani) katakan bahwa Sallam bin Sulaiman bin Sawwar, dia menurutku Munkarul Hadits (haditsnya munkar), sedangkan Maslamah tidak dikenal. Demikianlah yang juga disebutkan oleh adz-Dzahabi. Adapun Maslamah, maka Abu Hatim juga telah berkata tentangnya, “Matrukul Hadits (haditsnya ditinggalkan)”, sebagaimana disebutkan pada biografi beliau dalam kitab al-Mizan…”. Lihat pula Silsilatul Ahaditsi adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah (2/262-264 nomor 871).

7. Hadits Abu Mas’ud al-Ghifari radhiallahu’anhu, beliau berkata:
Aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pada suatu hari menjelang Ramadhan, beliau bersabda, “Seandainya para hamba tahu apa yang terdapat pada bulan Ramadhan, niscaya umatku berangan-angan agar satu tahun seluruhnya bulan Ramadhan”. Lalu seorang dari Khuza’ah berkata, “Wahai Nabi Allah! Kabarilah kepada kami (keutamaan Ramadhan tersebut)!”.

Maka Rasulullah pun bersabda, “Sesungguhnya surga dihiasi untuk (menghadapi) bulan Ramadhan dari permulaan tahun ke tahun (berikutnya). Maka apabila masuk hari pertama di bulan Ramadhan, bertiuplah angin dari bawah ‘Arsy, dan berdesirlah dedaunan pohon-pohon surga. Kemudian para bidadari melihatnya , dan mereka berkata, Wahai Rabb kami, jadikanlah untuk kami dari hamba -hamba-Mu yang shalih di bulan ini para suami yang kami berbahagia dengan mereka dan mereka pun berbahagia dengan kami”.

Beliau pun kembali bersabda, “Maka tidaklah seorang hamba pun berpuasa satu hari di bulan Ramadhan, melainkan ia pasti akan dinikahkan dengan isteri dari kalangan bidadari di dalam kemah yang terbuat dari mutiara, sebagaimana Allah sifatkan mereka dalam firman-Nya: (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah (kemah). [QS. Ar-Rahman: 72]. Setiap orang dari bidadari-bidadari tersebut memiliki tujuh puluh jubah, yang masing-masingnya berwarna berbeda dari warna jubah yang lainnya. Para bidadari itu pun diberi tujuh puluh jenis parfum, yang masing-masingnya beraroma berbeda dari yang lainnya. Mereka pun memiliki tujuh puluh ribu pelayan, yang masing-masing dari pelayan tersebut membawa nampan dari emas yang di atasnya terdapat makanan yang setiap suapan dari makanan tersebut memiliki kelezatan yang berbeda dari kelezatan suapan-suapan berikutnya. Kemudian para bidadari itu pun memiliki tujuh puluh ranjang terbuat dari permata berwarna merah, yang di atas setiap ranjang tersebut terdapat permadani yang bantalannya terbuat dari sutera . Dan di atas setiap permadani tersebut terdapat dipan-dipan. Demikianlah para suami mereka pun diberi hal yang sama. Mereka berada di atas ranjang yang terbuat dari permata merah yang dihiasi oleh mutiara, dan berpagarkan emas. Ini adalah balasan untuk satu harinya di bulan Ramadhan, belum termasuk pahala lainnya dari amal-amal baik yang ia kerjakan”.

Hadits ini maudhu’ (palsu)7

Syaikh Abu ‘Amr Abdullah Muhammad al-Hammadi berkata8:

(Hadits ini) dikeluarkan oleh Abu Ya’la dalam Musnad-nya [sebagaimana dalam al-Matholibul ‘Aliyah (1/396) (1032)], dan asy-Syasyi dalam Musnad-nya (2/277) (852), dan Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya (3/160) (1886), dan al-Ashbahani dalam at-Targhib wat Tarhib (2/356) (1765), dan Ibnu Abid Dun-ya dalam Fadha-ilu Ramadhan (halaman 49) (22), dan al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman (3/313) (3634) dan dalam Fadha-ilul Awqat (halaman 158) (46), dan Ibnul Jauzi dalam al-Maudhu’at (2/547) (1119); dari jalan Jarir bin Ayyub, dari asy-Sya’bi, dari Nafi’ bin Burdah, dari Abdullah bin Mas’ud (atau dari Abu Mas’ud), ia berkata, Aku mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda di permulaan bulan Ramadhan… kemudian menyebutkan haditsnya”.

Hadits ini terkadang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, dan terkadang dari Abu Mas’ud al-Ghifari. Oleh karena itu, al-Hafizh Ibnu Hajar berkata dalam kitabnya al-Matholibul ‘Aliyah (1/397) setelah beliau membawakan hadits ini, “Dan Ibnu Mas’ud bukanlah al-Hudzali yang masyhur, akan tetapi dia adalah al-Ghifari, (sahabat) yang lain”.

Dan yang menyebabkan hadits ini dihukumi palsu adalah karena di dalam sanadnya terdapat perawi yang bernama Jarir, yaitu Jarir bin Ayyub bin Abi Zur’ah bin ‘Amr bin Jarir al-Bajali al-Kufi. Seorang perawi hadits yang dihukumi oleh para ulama hadits; munkarul hadits (haditsnya munkar), atau dha’iful hadits (haditsnya lemah), atau bahkan pemalsu hadits9.

Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata dalam kitabnya al-Maudhu’at (2/549): “Hadits ini palsu (dipalsukan) atas nama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, dan yang tertuduh memalsukannya adalah Jarir bin Ayyub”.

Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani rahimahullah mengatakan dalam kitabnya al-Matholibul ‘Aliyah (1/397): “Jarir bin Ayyub menyendiri dalam (periwayatan) hadits ini, sedangkan dia sangat lemah sekali”.

Dan al-Imam asy-Syaukani rahimahullah menjelaskan pula dalam kitabnya al-Fawa-idul Majmu’ah (halaman 88): “Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dari Ibnu Mas’ud secara marfu’ (sampai kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam), dan hadits ini palsu. Penyakitnya adalah Jarir bin Ayyub”.

8. Hadits Anas bin Malik radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Barangsiapa memperhatikan bentuk (rupa) seorang wanita hingga jelas baginya bentuk tulangnya dari balik pakaiannya sedangkan ia sedang berpuasa; maka batal (puasanya)”.

Hadits ini maudhu’ (palsu)10.

Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu ‘Adi dalam kitabnya al-Kamil fi adh-Dhu’afa (3/204), dan melalui jalannya Ibnul Jauzi mengeluarkan dalam kitabnya al-Maudhu’at (2/559), dan lain-lain; dari jalan al-Hasan bin ‘Ali al-‘Adawi, ia berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami Kharasy bin Abdillah seorang pelayan Anas bin Malik, ia berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami Anas bin Malik, beliau berkata: Rasulullah ` bersabda… kemudian menyebutkan haditsnya.

Pada sanad hadits ini terdapat dua orang perawi yang bermasalah, yaitu al-Hasan bin ‘Ali al-‘Adawi, ia seorang pemalsu dan pencuri hadits. Dan orang yang kedua adalah Kharasy bin Abdillah, seorang perawi yang majhul (tidak diketahui keberadaan periwayatannya) dan tidak dikenal.

Al-Imam Ibnul Jauzi t berkata dalam kitabnya al-Maudhu’at (2/559): “Ini adalah hadits palsu, dalam (sanadnya) terdapat dua orang pendusta, yang pertama; al-‘Adawi, dan yang kedua; Kharasy”.

9. Hadits Salman bin ‘Amir adh-Dhabbi radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Orang yang berpuasa dalam (keadaan) beribadah, walaupun ia tidur di atas ranjangnya”.

Hadits ini dha’if atau dha’ifun jiddan (lemah sekali)11.

Hadits ini dikeluarkan oleh Tammam dalam Fawa-id-nya (2/49) (1109) dari jalan; Hasyim bin Abi Hurairah al-Himshi, dari Hisyam bin Hassan, dari Ibnu Sirin, dari Salman bin ‘Amir adh-Dhabbi, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.

Sanad hadits ini dha’if, disebabkan adanya beberapa perawi yang majhul dan dha’if, seperti Hasyim bin Abi Hurairah al-Himshi dan Hisyam bin Hassan yang telah disebutkan di atas.

10. Hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
Puasa adalah setengah kesabaran…”.

Hadits ini dha’if (lemah)12.

Al-Imam al-Albani rahimahullah menjelaskan dalam kitabnya Silsilatul Ahaditsi adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah (8/281 nomor 3811):

Dikeluarkan oleh Ibnu Majah (1/531), dan al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab (3/292/3577, 3578), dan al-Qadha’i dalam Musnad asy-Syihab (1/13); dari Musa bin ‘Ubaidah, dari Jahman, dari Abu Hurairah secara marfu’ (sampai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam). Dan ini sanad yang dha’if, disebabkan Musa bin ‘Ubaidah, dan ia telah disepakati atas kelemahannya”.

Demikianlah beberapa hadits dari sekian banyak hadits lemah dengan segala jenisnya yang disandarkan kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam tentang seputar bulan Ramadhan, namun tidak sah dan tidak benar asalnya dari beliau Shallallahu’alaihi Wasallam.

Al-Imam Abdullah bin al-Mubarak rahimahullah (181 H) telah berkata:

Pada sebuah hadits yang shahih terdapat sesuatu yang menyibukkan dari (beramal dengan) hadits lemah”13.

Mudah-mudahan tulisan ringkas ini bermanfaat, menambah ilmu, iman dan amal shalih kita semua.

Wallahu A’lamu bish Shawab.


Sumber: muslim

Senin, 14 Agustus 2017

Obyek Wisata Andalan Klungkung di Pulau Bali Keindahan Indonesia

Pulau Bali. Kerta Gosa ialah salah satu obyek wisata tumpuan kabupaten Klungkung, Bali. Dibangun pada tahun 1686 oleh Dewa Agung Jambe, Taman Gili Kerta Gosa memiliki keanehan tersendiri yang tidak dipunyai obyek wisata lainnya. Kerta Gosa ialah sebuah bangunan tersingkap (bale) yang secara sah adalahbagian dari perumahan Puri Semarapura.


Terletak di jantung kota Semarapura Ibukota Kabupaten Klungkung, di sebelah pasar utama, Kerta Gosa sudah direnovasi dan dilestarikan oleh pemerintah. Di dalam tembok dengan ukiran Bali tradisional, ada dua bangunan tinggi berdiri yaitu, dinamakan Bale Kerta Gosa dan Bale Kambang (Taman Gili). Bale Kerta Gosa adalahsebuah bangunan tinggi di sudut kanan sesudah pintu masuk, serta Bale Kambang yang lebih banyak terletak di tengah dan dikelilingi oleh kolam. Pulau Bali.

Pulau Bali Langit-langit Bale
Di samping arsitektur bangunan yang indah, keanehan Kerta Gosa terletak di langit-langit bale yang ditutupi dengan lukisan tradisional bergaya Kamasan. Kamasan ialah sebuah desa di kecamatan Klungkung yang familiar dengan karakteristik lukisan wayangnya. Lukisan Kamasan seringkali mengambil epik laksana Ramayana atau Mahabharata sebagai tema lukisan. Lukisan Kamasan seringkali ditemukan di Pura-Pura sebagai dekorasi yang memiliki tidak sedikit arti.

Pulau Bali. Sebelumnya lukisan di langit-langit Kerta Gosa diciptakan pada kain, tetapi pada tahun 1930 dipugar dan dicat pada eternit. Lukisan-lukisan di langit-langit Kerta Gosa menawarkan latihan rohani yang berharga. Jika seseorang menyaksikan hal ini secara rinci, pada masing-masing bagian langit-langit menceritakan kisah yang berbeda, ada satu unsur yang bercerita mengenai karma dan reinkarnasi, dan unsur lain mencerminkan setiap fase kehidupan insan dari bermunculan sampai mati. Lukisan dipecah menjadi enam tingkatan, yang mewakili akhirat, serta yang sangat atas yakni nirwana.

Pulau Bali Kerta Gosa
Bale Kambang ialah sebuah bangunan estetis di tengah kolam. Lukisan Kamasan di langit-langit menggambarkan cerita dari epik Sutasoma. Kedua sisi dari jembatan mengarah ke bale dipertahankan oleh patung-patung yang mewakili karakter dari epik dengan latar belakang empang teratai. Tema dalam lukisan mengindikasikan bahwa bangunan itu difungsikan sebagai tempat untuk keluarga kerajaan untuk menyelenggarakan upacara agama guna ritual Manusa Yadnya laksana pernikahan dan upacara potong gigi.

Pulau Bali. Kerta Gosa ternyata pun pernah difungsikan sebagai balai sidang pengadilan yaitu sekitar berlangsungnya birokrasi kolonial Belanda di Klungkung (1908-1942) dan semenjak diangkatnya pejabat asli menjadi kepala wilayah kerajaan di Klungkung (Ida I Dewa Agung Negara Klungkung) pada tahun 1929. Bahkan, bekas perangkat pengadilan berupa kursi dan meja kayu yang menggunakan ukiran dan cat prade masih ada. Benda-benda tersebut adalahbukti-bukti peninggalan lembaga pengadilan adat tradisional laksana yang pernah berlaku di Klungkung dalam periode kolonial (1908-1942) dan periode pendudukan Jepang (1043-1945). Pada tahun 1930, pernah dilaksanakan restorasi terhadap lukisan wayang yang ada di Kerta Gosa dan Bale Kambang oleh semua seniman lukis dari Kamasan dan restorasi lukisan terakhir dilaksanakan pada tahun 1960.

Goa Lawah
Pulau Bali. Goa Lawah Merupakan Salah Satu Kahyangan Jagat dan objek wisata di Bali, yang adalahperpaduan antara laut dan gunung yang berisi sebuah rasa terimakasih ke Tuhan Yang Maha Esa dalam pengejawantahan Girinatha sebagai pelindung gunung dan baruna sebagai penguasa laut. Pura Goa Lawah terletak selama 49km dari Kota Denpasar tepatnya di Kecamatan Dawan,Klungkung atau selama 10 km sebelah unsur timur Kota Semarapura.Tidak diketahui tentu siapa pendiri dan kapan didirikannya Pura Goa Lawah ini namun pura ini diduga didirikan oleh Mpu Kuturan pada abad ke-11.Pura yang dihuni oleh ribuan kelelawar ini tergolong sebagai Kahyangan Jagat atau Sad Kahyangan. Pemandangan ditempat ini terasa unik, suatu goa kelihatan dibawah pohon yang rindang, sedangkan dimulut goa terdapat sejumlah pelinggih. Pura Goa Lawah menduduki wilayah pantai yang bertemu dengan distrik perbukitan.   Dipelataran pura berdiri kukuh sejumlah meru dan stana lainnya.

Di unsur Pura, tepatnya di mulut goa ada pelinggih Sanggar Agung sebagai pemujaan Sang Hyang Tunggal (Tuhan Yang Maha Esa), Meru Tumpang Tiga, Gedong Limasari dan Gedong Limascatu.

Dari sejarahnya Pura Goa Lawah Pulau Bali tentang siapa yang membangunnya dan kapan di bina masih dapat diungkap misterinya sebab bangunan pemujaan terlampau tua usianya, sampai-sampai tidak terdapat nara sumber yang benar-benar mengetahui tentang seluk beluk Pura Goa Lawah. Pulau Bali.

Rabu, 28 Juni 2017

Resep Masakan Kolak Pisang Indonesia

Ini dia hidangan pembuka sangat populer di bulan Puasa. Setelah menyangga haus dan lapar seharian perut anda seyogyanya mengkonsumsi makanan ringan2 dulu agar perut tidak langsung dipaksa bekerja keras. Kolak adalah pilihan yang tepat. Di samping terasa manis dan segar, wewangian daun pandan paling menggugah selera. Tentunya kamu bisa menciptakan kolak kapan saja dan di mana saja. Di samping bahannya gampang di dapat, proses pembuatannya pun sangat sederhana dan cepat. O ya bahan kandungan bisa kamu variasi menurut keterangan dari selera. Tapi dari empiris saya mengupayakan paduan ini dan itu, saya individu mengakui paduan pisang dan nangka menjadi kesayangan keluarga kami. Suami sayapun mengakui.....Hmm sedap!!


Bahan:
1 buah singkong atau ubi jalar (200 gr)
2 buah pisang ( pisang kepok andai ada)
100 gr gula kelapa, sisir
100 gr gula pasir
400 ml santan kental
400 ml air
1 eksemplar daun pandan, ikat
3 - 5 buah nangka matang, iris kotak-kotak kecil
½ sdt garam

Cara Membuat:
Kupas ubi jalar dan potong2 cocok selera.
Kupas pisang kepok, potong2 cocok selera.
Panaskan air, gula merah, gula pasir, daun pandan dan ubi jalar dan masak hingga ubi matang / lunak.
Masukkan santan, potongan pisang dan nangka. Tambahkan garam cocok selera.
Didihkan pulang dengan api sedang sampai buah matang seraya diaduk-aduk. Pastikan pisang & nangka tidak terlampau lunak.
Sajikan panas.

Jumat, 23 Juni 2017

Cara Menyimpan dan Menyembunyikan Dokumen 'Negara' dalam Sebuah Gambar

Penggunaan komputer ketika ini semakin meningkat. Sebab, nyaris di masing-masing harinya anda pasti tidak bakal lepas dari komputer guna melakukan pekerjaan sehari-hari. Tapi, apakah anda sudah tahu trik-trik unik yang dapat kamu kerjakan di situ? Atau, kamu melulu sekedar menggunakannya saja?


Maka dari itu, melalui tulisan ini Jaka bakal memberi tahu anda salah satu teknik menarik guna menyimpan dokumen negara yang mempunyai sifat sangat urgen di dalam suatu gambar. Wah, memangnya bisa? Tentu saja, anda lihat inilah ini ya.

Cara Menyimpan dan Menyembunyikan Dokumen 'Negara' dalam Sebuah Gambar
Untuk menyembunyikan dokumen negara ke dalam suatu gambar, maka anda wajib mengekor langkah-langkahnya di bawah ini. Perhatikan secara cermat ya, supaya tidak terjadi kekeliruan fatal dalam proses tersebut.

Langkah-langkah Cara Menyembunyikan Dokumen 'Negara' dalam Sebuah Gambar

Download WinRar terlebih dahulu.

Copy dokumen mana yang hendak kamu sembunyikan dan jadikan ke dalam suatu folder lantas jadikan sebagai RAR.

Buka Command Prompt (CMD).

Copy-paste perintah ini cd Pictures.

Lakukan urusan yang sama dengan ini, copy /b x.jpg+y.rar x.jpg.

Selesai, file sudah ditabung rapi ke dalam gambar.

Cara Membuka Dokumen Tersembunyi di dalam Gambar

Buka WinRar yang tadi anda download
Pilih File, kemudian pilih Open.
Cari gambar yang tadi sudah anda jadikan objek guna menyembunyikan dokumen.
Selanjutnya, pilih Open.
Lihat, pelbagai dokumen yang sudah anda simpan dapat kamu temukan di sini.
Itu dia teknik menyimpan dan menyembunyikan dokumen negara yang paling aman di komputer. 

Sabtu, 10 Juni 2017

Cara Menurunkan Berat Badan Cepat Secara Alami Terbukti

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami – Aduhh, timbangan terus bergerak ke kanan dan pakaian pun telah semakin sempit. Jangan stres dulu. Kamu masih dapat kok menurunkan berat badan dengan mengerjakan hal-hal simpel tanpa mesti stres dan menghabiskan kantong. Cara menurunkan berat badan sebenarnya mudah, asalkan anda mengetahui kuncinya dan merealisasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.


Pada dasarnya, berat badan seseorang tergantung dari asupan kalori yang masuk dan seberapa tidak sedikit pengeluaran kalori melalui kegiatan tubuh. Berat badan ideal bakal tercapai bilamana jumlah kalori masuk sama dengan kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. Sedangkan guna menurunkan berat badan, anda harus mengonsumsi kalori lebih sedikit, lantas melakukan kegiatan pembakaran kalori lebih banyak.

Cara Alami Menurunkan Berat Badan dengan Cepat dan Aman

Bagi beberapa orang, barangkali memiliki mutu ideal melulu angan-angan. Namun seharusnya tidak demikian. Meski nggak mudah, menurunkan berat badan tetep dapat kamu lakukan. Lantas bagaimana teknik cepat menurunkan berat badan itu? kerjakan berikut ini.

1. Minum air sebelum makan

Berdasarkan keterangan dari penelitian, minum air sebelum santap sangat ampuh dalam menurunkan berat badan. Kenapa demikian? mengonsumsi air sebelum santap ternyata dapat memberikan efek kenyang, yang pada kesudahannya akan menciptakan kamu tak mau untuk melahap makanan dalam porsi besar, atau malah anda tidak menyentuh makanan tersebut sama sekali.

Terkadang, ketika lapar anda akan langsung memungut sendok dan bergegas santap nasi berserta lauk-pauknya, atau bahkan menggali makanan yang tinggi kalori. Padahal, barangkali saja yang anda rasakan tersebut haus bukannya lapar. Jadi, saat kondisi lapar menyerang, usahakan atasi dulu dengan minum air putih.

2. Jangan melupakan sarapan

Banyak orang yang mengira teknik cepat melangsingkan badan dengan meminimalisir jatah santap harian laksana absen sarapan. Padahal, urusan itu justru bakal membuatmu kelaparan dan tidak sedikit mengonsumsi camilan sepanjang hari, terutama saat tubuh mulai merasa gemetar dampak lapar.

Oleh karena itu, pastikan anda selalu sarapan di pagi hari. Misalnya mengonsumsi telur rebus dan satu buah pisang, atau susu rendah lemak dan selembar roti, serta tidak boleh lupa jus buah yang berisi pelbagai nutrisi laksana serat dan vitamin.

3. Makan dalam porsi kecil

Kamu dapat menggunakan piring atau mangkuk berukuran lebih kecil dari seringkali ketika makan. Kebiasaan sepele semacam ini terbukti dapat membiasakan diri untuk santap dalam porsi kecil, yang dengan kata lain jumlah kalori yang masuk dalam tubuh jadi berkurang.

Meski santap dalam porsi sedikit, anda sebenarnya masih dapat kenyang asalkan santap lebih lambat. Makan secara perlahan-lahan dapat memicu otak bahwa kita telah kenyang.

Makan dalam porsi kecil (4-5) kali sehari bakal lebih baik guna menurunkan berat badan, dari pada anda makan dalam porsi besar meski melulu 3 kali sehari.

4. Konsumsi makanan yang tepat

Makanan penurun berat badan terbaik guna kamu ialah makanan berprotein dan berserat tinggi. Protein dapat menciptakan tubuh merasa kenyang lebih lama. Di samping itu, protein dapat membantu menghanguskan lemak dalam tubuh. Konsumsilah makanan sumber protein laksana putih telur, yoghurt, daging tanpa lemak, makanan laut, keju, kedelai, dan kacang-kacangan.

Makanan berserat juga dapat membuat tubuh anda kenyang lebih lama, tetapi ia lebih rendah kalori. Makanan berserat tinggi yang dapat anda konsumsi antara beda buah, sayur, biji-bijian, popcorn tanpa mentega, dan kacang. Jangan tak sempat tambahkan cabai saat makan supaya memuaskan selera. Berdasarkan keterangan dari penelitian, makanan yang memuaskan lidah dapat menangkal kita tidak sedikit makan.

5. Tidak butuh membenci makanan

Kamu tak usah membenci makanan yang sebenarnya anda sukai. Jika anda menjauhi makanan tersebut, kamu malah akan lebih berhasrat guna melahapnya. Jadi, kuncinya bukan menjauhi, melainkan anda harus tahu kadar normal mengonsumsinya supaya tubuh tidak gemuk.

Sebagai misal nih, anda suka santap cemilan kue kering. Nah kamu dapat membelinya dalam jumlah satuan, bukannya setoples. Hal simpel semacam ini bisa membuat anda tidak mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.

6. Tidur cukup

Tubuh anda pada dasarnya bisa memproduksi hormon yang dapat memacu kita guna lebih nafsu santap (hormon ghrelin) saat kurang tidur. Hal ini dapat memicu naiknya berat badan.

Di samping itu, tidak cukup tidur juga dapat memicu terganggunya sistem metabolisme tubuh dalam memecah zat-zat makanan menjadi energi. Alhasil, zat-zat itupun menumpuk dalam jumlah besar dan diolah menjadi lemak.

7. Hindari santap malam

Makan malam melulu akan menciptakan tubuh anda semakin membengkak. Ketika malam hari tubuh tidak tidak sedikit melakukan kegiatan fisik, sehingga andai kamu mengonsumsi makanan berkalori maka akan diolah menjadi lemak, bukannya energi.

Maka dari itu, menurunkan berat badan bakal berhasil bilamana kamu menghindari santap malam. Bila tak dapat karena sebuah hal, kamu dapat memajukan waktu santap malam dari biasanya. Usahakan tidak boleh makan melalui pukul 18.00 sore.

8. Kurangi makanan manis

Makanan manis menyerahkan energi yang lebih banyak dari pada kalori ataupun protein. Namun, menambah glukosa dalam tubuh dampak makanan manis pun tidak baik untuk kesehatan, terutama untuk berat badan kamu.
Sebaiknya mulai kini kurangi makanan yang manis-manis. Sebut saja laksana teh manis, kue brownies, donut, minuman bersoda, dan sejenisnya.

9. Konsumsi makanan berisi lada atau merica

Cara menurunkan berat badan nomor sembilan ini saya kutip dari lifestyle.sindonews.com. Berdasarkan keterangan dari penelitian, lada atau merica bisa membantu menghanguskan lemak berlebihan yang terdapat di usus besar ketika kita tidur.

Khasiat pembakaran ini pun berlaku guna cabe, sebab mereka sama-sama memunculkan sensasi pedas dan panas. Oleh karena itu, untuk kamu yang hendak menguruskan badan tak terdapat salahnya membaur lada dan bubuk cabe ke masing-masing makanan yang berkeinginan dikonsumsi.

10. Tepati masa-masa makan

Makan tertata dan tidak melewatkan masa-masa makan malah sangat urgen dalam menurunkan berat badan. Mengingat, santap tidak tertata akan membuat anda makin lapar dan ingin makan berlebihan. Beberapa makanan yang dianjurkan sebagai teknik menurunkan berat badan antara lain:

- Beragam buah dan sayur sejumlah 5 porsi atau idealnya 7-9 porsi sehari. Kamu dapat menjadikannya sebagai bahan camilan salah satu waktu makan.
- Utamakan karbohidrat, laksana roti, nasi, sereal, kentang, dan pasta sebagai sepertiga dari porsi makan. Jenis terbaik merupakan yang berasal dari biji utuh.
- Sebaiknya hindari makanan  yang tinggi lemak, kalori, gula, dan tinggi garam. Gantilah dengan makanan berprotein dan berserat tinggi.

11. Ayo bergerak aktif

Sudah bukan rahasia lagi bila olahraga menjadi salah satu teknik menurunkan berat badan yang sangat efektif. Berdasarkan keterangan dari penelitian, olahraga dapat membantu memangkas lemak berlebih dalam tubuh. Terbakarnya lemak berikut yang dapat menciptakan berat badan anda menjadi lebih ideal. Baca: gerakan yoga sederhana untuk mengecilkan perut buncit.

Untuk meminimalisir berat badan berlebih melewati olahraga, orang dewasa berusia 19-64 tahun direkomendasikan guna rutin mengerjakan gerakan aerobik laksana berjalan, bersepeda, berlari minimal 150 menit per minggu. Porsi ini tentu dapat kamu tingkatkan supaya menurunkan berat badan lebih cepat. 

12. Komitmen guna kurus, penting!

Kenapa komitmen saya katakan penting? Sebab semua teknik menurunkan berat badan tidak bakal efektif bilamana kamu tidak punya komitmen yang powerful dalam melakukannya.

Mungkin minggu ini anda akan giat mengerjakan olahraga, konsumsi makanan sehat, dan lainnya. Akan tetapi, minggu kedua kelaziman tadi tiba-tiba hilang.

Nah disinilah pentingnya membina komitmen. Bila perlu, kamu dapat menyewa jasa pelatih Gym untuk beri panduan diet kamu supaya berjalan dengan baik dan telaten.

Berapa Penurunan Berat Badan Ideal Tiap Minggu?

Memperoleh hasil yang cepat ketika menurunkan berat badan pasti menjadi impian tidak sedikit orang, tapi urusan semacam ini malah tidak baik dari sisi kesehatan. Di samping itu, menurunnya berat badan dengan cepat pun erat kaitannya dengan kestabilan berat badan jangka panjang.

Penurunan berat badan ideal masing-masing minggu berkisar antara 0,5 sampai 1 Kg per minggunya. Usahakan supaya kamu tidak melebihi kisaran tersebut masing-masing minggu. Beberapa resiko penurunan berat badan terlampau berlebihan antara beda kelelahan, kelemahan gizi, tidak enak badan, dan bahkan mempunyai resiko terkena batu empedu.

Oleh karena itu, menurunkan berat badan usahakan tidak dilaksanakan dengan cepat dan drastis. Untuk menemukan hasil terbaik, mulailah dengan mengolah pola hidup menjadi lebih sehat dan memperbanyak kegiatan fisik. Jangan lupa lakukan semua teknik menurunkan berat badan secara alami yang telah saya ulas diatas secara berkala.